**satu garis jangan kau tepis ; membuka diri tidak sama dengan menyerahkan** - Filosofi Kopi

Blog Entryanakku sayang....May 14, '08 3:35 AM
for everyone
   <myspace layouts, myspace codes, glitter graphics

J ika seorang anak hidup dalam suasana penuh kritik,

Ia belajar untuk menyalahkan

Jika seorang anak hidup dalam permusuhan,

Ia belajar untuk berkelahi

Jika seorang anak hidup dalam ketakutan,

Ia belajar untuk gelisah

Jika seorang anak hidup dalam belas kasihan diri,

Ia belajar mudah untuk memaafkan dirinya sendiri

Jika seorang anak hidup dalam ejekan,

Ia belajar merasa malu

Jika seorang anak hidup dalam kecemburuan,

Ia belajar untuk iri hati

Jika seorang anak hidup dalam rasa malu,

Ia belajar untuk merasa bersalah

Jika seorang anak hidup dalam semangat jiwa besar,

Ia belajar untuk percaya diri

Jika seorang anak hidup dalam menghargai orang lain

Ia belajar untuk setia dan sabar

Jika seorang anak hidupnya diterima apa adanya,

Ia belajar untuk mencintai

Jika seorang anak hidupnya dimengerti,

Ia belajar bahwa sangat baik untuk mempunyai cita-cita

Jika seorang anak hidup dalam suasana rukun

Ia belajar untuk mencintai dirinya sendiri

 
myspace layouts, myspace codes, glitter graphics

virgioke wrote on May 14
duh bagus sekali gna.. betul tuh semua...
buneyasmin wrote on May 14, edited on May 14
Yang di atas adalah versi lain dari "puisi" yang ditulis Dorothy Law Nolte dalam buku karyanya yang sangat terkenal: “CHILDREN LEARN WHAT THEY LIVE” .. Puisi ini banyak dikutip para pakar pendidikan anak, ada juga ang berusaha "menyempurnakannya" (sayangna kadang lupa menyebutkan sumbernya he he...) karena memang penuh makna dan sangat penting diketahui para orangtua. Versi aslinya kira-kira begini:

Jika anak dibesarkan dengan celaan, dia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan/kekerasan, dia belajar membenci
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, dia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan hinaan, dia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, dia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian, dia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, dia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, dia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, dia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, dia belajar menyenangi dirinya
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, dia pun belajar menemukan cinta dalam kehidupan


pat3d wrote on May 14
oh nasib seorang anak....
batokelapa wrote on May 14
itu juga hasil copy paste kok Mba...
batokelapa wrote on May 14
owh gitu yah? baru tau euyh! soalnya selama ini cuma via milist ajah...
batokelapa wrote on May 14
;p
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.